Wanita memiliki risiko untuk mendapatkan sel kanker yang lebih
cepat daripada pria. Bahkan, risikonya meningkat sampai enam kali. Dari studi
yang dilakukan Cancer Research UK, pemicu utamanya adalah gaya hidup tidak
sehat. Namun jika dibedakan menurut jenis kelaminnya, wanita lebih mungkin
untuk memiliki kanker lebih cepat.
Dari gaya hidup tidak sehat tersebut, masalah
obesitas jadi satu dari sekian faktor penyebabnya. Wanita yang mengalami
obesitas lebih rentan untuk memiliki kanker khas bagi mereka seperti kanker
ovarium dan kanker rahim. Di samping itu, wanita gemuk juga lebih berpeluang
mendapatkan kanker serviks dan kanker mulut.
Dalam catatatn Cancer Research UK, jumlah penderita
kanker di Inggris lebih cepat dialami wanita ketimbang pria. Setidaknya hal
tersebut masih akan terjadi sampai 20 tahun ke depan. Jumlah pasien kanker
wanita meningkat 3 persen dan pria masih di angka 0,5 persen.
Jenis kanker yang paling sering ditemui hingga
mencapai setengah kemunculan kanker baru per tahunnya adalah kaker payudara,
kanker prostat, kanker paru-paru, dan kanker usus. Jumlah penderita kanker
payudara diperkirakan meningkat menjadi 71.022 kasus di tahun 20135.
Peningkatan kanker ovarium kemungkinan mencapai 10.500 kasus dari sebelumnya
7.367 kasus. Terakhir, kanker paru-paru meningkat dari 21.633 kasus menjadi
29.957 kasus.
“Kanker adalah penyakit yang parah dan sungguh
mengkhawatirkan bahwa jumlahnya diprediksi akan meningkat tajam untuk
perempuan, apalagi ketika banyak penyakit kanker yang bisa dicegah. Bahkan,
bukti kami menunjukkan bahwa sekitar sepertiga dari kasus kanker yang paling
umum bisa dicegah jika orang punya berat badan yang sehat, makan makanan
bergizi dan lebih aktif,” kata Sarah Toule selaku kepala informasi kesehatan di
World Cancer Research Fund, seperti dikutip laman Republika.

Tidak ada komentar