Traveling jadi kesempatan ibu hamil untuk berelaksasi sebelum
sibuk mengurus bayi. Sebenarnya, kapan waktu paling nyaman untuk ibu hamil
berlibur? Berdasarkan penelitian American College of Obstetrics and
Gynecology(ACOG), bepergian jauh di trimester awal atau naik pesawat
terbang saat hamil muda masih rawan keguguran. Berlibur
di trimester tigapun berisiko lahir prematur. Karena itu, liburan
sebaiknya dilakukan saat kehamilan berusia 18-24 minggu.
Bagaimanapun juga, perlu
ada persiapan khusus sebelum ibu hamil berlibur. Ini tips traveling untuk ibu
hamil agar bisa jalan-jalan dengan nyaman tanpa mengkhawatirkan kesehatan:
1.
Minta izin dokter
Jelaskan tujuan, berapa
lama, dan dengan apa Anda pergi ke tempat berlibur. Berdasarkan kondisi
kandungan Anda, dokter akan membekali resep obat untuk gangguan kesehatan
ringan dan vitamin yang mungkin Anda perlukan di perjalanan. Misalnya obat
antimual, diare, vitamin penambah darah, dan sebagainya. Bila perlu, minta
rekomendasi alamat dokter dan rumah sakit terdekat yang bisa Anda kunjungi jika
terjadi gangguan pada kehamilan saat Anda berlibur.
2.
Siapkan dokumen
Jangan pergi jauh tanpa
membawa buku riwayat kesehatan. Bila harus dirawat, buku kesehatan ini membantu
dokter setempat mengambil tindakan tepat. Jika naik pesawat di usia kehamilan
27 minggu, Anda boleh terbang tanpa surat keterangan dokter dan harus
menandatangani surat pernyataan yang membebaskan perusahaan penerbangan dari
segala risiko yang terjadi pada Anda akibat menumpang pesawat terbang. Lebih
dari 27 minggu, Anda perlu menandatangani surat pernyataan sejenis dan membawa
surat keterangan sehat dari dokter.
3.
Isi koper
Isi dengan pakaian
nyaman sesuai cuaca dan kondisi di tempat liburan. Hindari mengisi koper dengan
bawaan terlalu berat. Jangan lupa membawa alas kaki yang nyaman dan memiliki
hak kurang dari 3 cm. Jika saat liburan ada banyak agenda berjalan kaki,
siapkan sepatu yang mengikuti kontur kaki seperti sepatu olahraga.
4.
Sering minum agar tak dehidrasi
Hindari
minuman mengandung kafein dan minuman bersoda karena dapat memicu heartburn.
Sediakan pula makanan ringan seperti crackers dan buah-buahan.
Jaga pola makan dengan makan sesering mungkin dalam porsi kecil agar perut
tidak kosong dan gula darah tetap stabil. Bila ingin menikmati kuliner lokal,
usahakan untuk makan di tempat bersih. Perhatikan proses memasaknya.
Konsumsilah masakan yang terbuat dari sayuran atau daging segar yang dimasak
hingga matang.
5.
Susun agenda
Buat
rancangan kegiatan santai dan sesuai dengan kemampuan fisik. Di
perjalanan, sempatkan diri untuk beristirahat dan melakukan peregangan. Segera
memeriksakan diri ke dokter terdekat bila Anda mengalami gangguan seperti
kontraksi konstan atau perdarahan.
Akhir
tahun ini sudah ada rencana berlibur ke mana, Ma? Untuk Anda yang sedang hamil,
jangan lupa terapkan tipstraveling di atas, ya!

Tidak ada komentar
Posting Komentar