Apakah anak Mama
sering mengeluh soal sekolahnya? Entah itu seputar pelajaran, teman-teman, atau
gurunya. Tenang, keluhan ini adalah sesuatu yang wajar, kok. Kebanyakan anak
sekolah memang inginnya main terus. Yuk, kita hadapi dengan beberapa cara
cerdas berikut ini:
1. “Pelajarannya terlalu susah!”
Kalau anak sering mengeluhkan pelajaran yang terlalu
susah, coba tanya bagian mana tepatnya yang paling sulit. Dari situ,
sering-seringlah mengajak anak berbicara soal mata pelajaran tersebut. Bantu
anak memahami hal-hal yang menurutnya sulit. Mama juga bisa menyarankan anak
untuk belajar bersama temannya yang menguasai materi tersebut. Kalau segala
cara sudah dicoba, bicarakan dengan guru anak apa duduk perkaranya. Mungkin
saja anak membutuhkan guru les untuk mendampinginya.
2. “Guruku menyebalkan”
Hati-hati kalau anak terus-terusan mengeluhkan gurunya yang
menyebalkan. Tanya apa yang membuat anak tidak suka dengan gurunya. Apakah
karena gurunya terlalu banyak memberi tugas atau test mendadak? Untuk
masalah-masalah ini, Mama bisa jelaskan pada si kecil soal pentingnya menjalani
tanggung jawabnya di sekolah.
Namun, kalau si kecil mengeluh gurunya sering menghukum secara
berlebihan, berkata-kata kasar, atau hal-hal sejenisnya, bicarakan dengan pihak
sekolah. Minta anak segera melaporkan pada Mama setiap kali ada kejadian di
sekolah.
3. “Bosan belajar terus”
Bosan belajar adalah salah satu keluhan anak sekolah
yang paling umum. Rutinitas sehari-hari bisa membuatnya jenuh. Maka, cobalah
untuk memberikan variasi yang menarik di sela-sela rutinitasnya. Biarkan anak
beristirahat dan bermain sepulang sekolah, jangan langsung dipaksa belajar atau
mengerjakan PR. Untuk
membangun suasana belajar yang lebih menyenangkan cobalah untuk menyetel lagu
atau membuat menjelaskan sesuatu melalui permainan. Dengan suasana yang lebih
santai, anak jadi merasa lebih relaks ketika menyelesaikan tugas sekolahnya.
4. “Aku capek ke sekolah”
Ajak bicara baik-baik mengenai penyebab anak capek
ke sekolah. Apakah karena jarak antara rumah ke sekolah terlalu jauh, sehingga
anak sudah kelelahan di jalan? Atau terlalu banyak aktivitas di luar sekolah,
yang menguras energi anak, sehingga dia merasa kelelahan. Untuk itu, sebaiknya
Mama bantu anak untuk mengatur jadwal hariannya. Misalnya pukul berapa anak
sudah harus tidur, pukul berapa anak harus berangkat ke sekolah, dan berapa
lama anak boleh maingame.Tidak ada salahnya juga Mama untuk mengurangi
aktivitas di luar sekolah anak.
Selain empat keluhan umum di atas, keluhan apa lagi yang
biasanya dilontarkan oleh anak sekolah? Jangan lupa bagikan pengalaman Mama di
kolom komentar, ya.

Tidak ada komentar
Posting Komentar