Dulu, pendidikan formal paling awal untuk anak-anak adalah
sekolah dasar (SD) yang bisa dimulai sejak umur enam tahun. Setelah itu, anak
usia 4-5 tahun bisa mulai bersekolah di taman kanak-kanak (TK). Sekarang,
balitapun sudah bisa disekolahkan di lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD)
yang juga dikenal dengan sebutan kelompok bermain alias playgroup.
Setiap orang tua tentu ingin memiliki anakyang cerdas dan ceria.
Otak anak memang memiliki kemampuan luar biasa dalam menyerap kata-kata,
sehingga pada periode yang disebut golden
age ini anak bisa banyak mempelajari hal baru.
Karena itu, sekarang banyak orang tua mendaftarkan anaknya ke sekolah
dalam usia yang sangat muda. Namun, apakah anak sudah benar-benar siap?
Utamakan kesiapan mental dan kemauan anak
Banyak orang tua beranggapan bahwa karena kemampuan otak anak
dalam menyerap kata-kata luar biasa, maka mendaftarkan anak ke
sekolah sedini mungkin akan lebih baik. Padahal, seharusnya orang tua
memerhatikan kesiapan mental dan kemauan anak-anaknya terlebih dulu, apakah
anak-anak merasa nyaman atau malah tertekan dengan bersekolah terlalu awal?
Bersabarlah dalam melihat perkembangan anak
Untuk mengetahui apakah anak sudah siap bersekolah,
Anda perlu memerhatikan perkembangan anak. Hal ini memerlukan kesabaran. Jadi,
jangan terburu-buru mengikuti ego Anda untuk memasukkan anak ke playgroup terlalu
dini, ya, Ma.
Cari tahu apa yang dibutuhkan anak
Jika Anda berpikir bahwa menyekolahkan anak terlalu dini akan
membuat anak Anda selangkah lebih maju dan lebih cerdas daripada anak lain
dalam menyerap pengetahuan saat mereka masuk SD, sebaiknya kesampingkan ego
Anda. Coba pikirkan lagi, apa yang sebenarnya dibutuhkan anak saat ini?
Bermain bersama anggota keluarga atau masuk ke lingkungan baru bersama
orang-orang yang masih asing untuknya? Menyekolahkan anak terlalu dini dapat
Anda lakukan jika mereka memang sudah siap.
"Di sekolah, anak bisa belajar sambil bermain, kok"
Anggapan ini memang benar, tapi apakah mereka sudah membutuhkan
sekolah di usia semuda ini? Rumah adalah tempat yang paling tepat untuk
mendidik anak usia dini. Peran orang tua sangat penting dalam mengasuh dan
mengajari anak sopan santun sekaligus bermain bersama dan bercerita. Hal
ini dapat merangsang perkembangan otak anak. Itulah pendidikan yang tepat untuk
mereka.
Penerapan aturan di sekolah
Pernahkah Anda memerhatikan kegiatan yang dilakukan di sekolah?
Pada umumnya, sekolah akan menyuruh anak melakukan kegiatan bersama-sama.
Padahal, anak berusia di bawah lima tahun biasanya belum dapat
berkomunikasi dengan baik. Jika demikian, sekolah justru akan membuat
anak menjadi takut, berdiam diri, dan menangis.
Menurut Psikologi Indonesia, menyekolahkan anak
terlalu dini dapat menyebabkan BLAST (bored, lonely, angry/afraid, stress, tired) pada anak yang bisa berdampak buruk
bagi perkembangannya. Waktu yang tepat untuk menyekolahkan anak adalah saat
anak telah menunjukkan minatnya untuk bersekolah dan telah siap masuk dalam
lingkungan baru. Jadi, apakah Anda akan tetap menyekolahkan anak di PAUD atau playgroup di usia yang terlalu muda?

Tidak ada komentar
Posting Komentar