Berhenti
merokok dengan cepat bagi seorang perokok berat memang sangat
sulit. Karena merokok sudah merupakan suatu kebiasaan, yang dimulai
dari pengaruh lingkungan, stress karena suatu masalah, hingga karena ingin
coba-coba.
Waktu
yang rentan untuk menjadi perokok adalah ketika seseorang masih duduk dibangku
sekolah dan kuliah, karena biasanya terpancing ajakan teman atau sekedar
gaya-gaya’an “Kalau
merokok di anggap sudah dewasa atau laki-laki sejati”. Yang perlu
Anda pahami, merokok tidak memiliki manfaat sama sekali, selain merusak
paru-paru, rokok juga menyebabkan munculnya penyakit berbahaya lainnya seperti
kanker, impotensi dan keguguran serta dapat mengakibatkan cacat pada
janin. Ini karena rokok banyak mengandung racun.
Tetapi
perlu diakui bahwa stamina dan kemampuan perokok dalam menghadapi penyakit
lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang bukan perokok. Hal ini disebabkan
karena tubuh memiliki proteksi dan kekuatan yang lebih akibat terbiasa merokok.
Tetapi itu hanya bersifat sementara, efek negatif yang ditimbulkan rokok dalam
jangka panjang tentu jauh lebih besar.
Bagaimana tips agar tidak ketergantungan pada rokok?
Berikut
beberapa tips atau cara yang cepat dan efektif untuk berhenti merokok yang
DiboDibo rangkum dari beberapa sumber:
1.
Niat
Niatkan
dalam hati bahwa Anda benar-benar ingin berhenti, ini adalah modal awal
dan harga mati. Apabila Anda tidak berniat dengan sungguh-sungguh,
saya rasa Anda akan kembali lagi ke kebiasaan lama yaitu merokok.
2.
Hindari kenyamanan dalam merokok
Hindari
hal-hal yang membuat kenyamanan dalam merokok, karena akan memancing kita untuk
merokok. Misalnya saat kita di waktu senggang, usahakan di isi dengan
aktifitas membaca, atau menonton tv dan sediakan cemilan agar kita aktif dan
tidak diam.
Atau
apabila Anda berada di tempat umum, apabila Anda cowok, carilah
tempat duduk di sebelah cewek yang cantik dan ajaklah dia mengobrol, dengan
begitu Anda akan lupa dengan rokok. Begitu kehabisan bahan obrolan, coba buka
handphone Anda dan mulailah melakukan aktifitas chatting, bermedia social atau
sekedar browsing tapi jangan membuka situs yang “tidak-tidak”
3.
Berhentilah dengan berlahan
Berhentilah
secara perlahan, apabila Anda berhenti mendadak maka akan sangat sulit bagi
Anda untuk berhenti total. Hal ini karena Anda seperti orang yang
menjalani puasa, disaat Anda sudah tidak mampu menahannya lagi, maka
justru Anda akan “balas dendam” dengan menghabiskan berbungkus-bungkus
rokok. Dengan begitu usaha Anda akan menjadi sia-sia.
Lakukan
bertahap tapi pasti, misalnya dari kebiasaan sebungkus sehari dikurangi menjadi
setengah bungkus sehari, beberapa minggu kemudian kurangi lagi menjadi 2 atau 3
batang sehari, sampai akhirnya sebatang sehari. Maka lama kelamaan
Anda merasa rokok itu sudah tidak enak lagi.
Apabila
perasaan tidak enak ini muncul, maka Anda tetap masih ingin merokok hanya saja
begitu Anda merokok Anda pasti merasa tidak nyaman sehingga terkadang belum
habis sudah dimatikan, karena hasratnya hanya ada saat diawal saja. Trik ini
sangat efektif dan kemungkinan berhasilnya 90%, meskipun terkadang hasrat
merokok itu tetap masih ada.
4.
Bawa selalu permen
Cobalah
membawa permen mint di saku Anda. Kalau rasa ingin merokok muncul, cobalah
untuk mengemut permen yang ada di saku Anda. Diharapkan, permen dapat
mengurangi ketagihan Anda akan rokok.
5.
Hindari lingkungan perokok
Hindari
lingkungan orang-orang yang merokok, jangan menerima tawaran rokok dari orang
lain dan jangan berusaha berpura-pura merokok seperti misalnya mengemut pensil
seolah-olah itu rokok. Dan jangan pedulikan provokasi orang lain.
Apabila Anda
termasuk perokok yang hanya buat gaya-gaya’an atau takut dibilang banci oleh teman
Anda. Yakinlah, bahwa Anda itu pria sejati. Bayangkan, apabila karena
merokok kemudian mereka terkena impotensi di usia muda, sedang Anda yang tidak
merokok sampai umur di atas 70 tahun masih “greng”. Siapa yang pria sejati
coba?
6.
Lakukan olah raga secara rutin
Apabila tubuh
kita selalu merasakan suatu kegiatan yang bermanfaat bagi kesehatannya
seperti berolahraga dipagi hari, maka kita akan malas untuk merusak kesehatan
tersebut. Hal ini yang menyebabkan mengapa para olahragawan jarang menjadi seorang perokok.
7.
Beritahu orang di seliling Anda kalau Anda berniat berhenti merokok
Lingkungan
disekitar Anda juga harus mendukung Anda untuk berhenti merokok,
seperti teman, orangtua, pacar atau istri. Dengan Anda memberitahukan niat
Anda, maka ketika Anda mencoba untuk merokok, orang-orang disekitar Anda bisa
mengingatkan dan bahkan melarang.
8.
Cobalah introspeksi diri
Tanya
pada diri Anda sendiri, apa yang sudah Anda dapatkan dengan
merokok? Kalau bisa Anda tulis satu persatu untung ruginya dari merokok
tersebut. Semuanya kembali pada diri Anda sendiri. Kalau tekad Anda sudah
bulat, yakinlah Anda pasti bisa berhenti merokok.
Berhenti
merokok adalah awal yang bagus bagi Anda untuk memperbaiki kesehatan, tidak ada
kata terlambat, mulailah dari sekarang berhenti merokok untuk hidup yang lebih
baik. Dengan Anda mulai berhenti dan tidak merokok dirumah, maka anak-anak
dan istri Anda pun akan terbebas dari asap rokok. Walau mereka hanya
menghirup udara yang terkontaminasi dari asap rokok Anda, tetapi efeknya juga
sama besarnya. Ingat merokok bukan hanya merugikan diri Anda sendiri tetapi
juga akan merugikan orang-orang disekitar Anda termasuk keluarga Anda sendiri.

Tidak ada komentar
Posting Komentar