Pernahkah balita
Mama mengalami mata belekan? Belekan atau lebih dikenal kotoran mata yang
berlebihan merupakan gabungan dari lendir, minyak, sel kulit, serta kotoran
lain yang berkumpul menjadi satu dengan volume yang lebih banyak pada sudut
mata.
Belekan bisa dikatakan normal jika muncul pada kondisi tertentu
seperti saat bangun tidur tetapi gejala ini tidak terus-terusan berlanjut.
Selain itu, saat masa bayi, belekan bisa terjadi akibat tersumbatnya saluran
pembuangan air mata.
Adapun air mata berfungsi untuk membasahi seluruh permukaan mata
yang bermanfaat agar menjaga kondisi mata tetap optimal. Ketika mata
memproduksi airmata secara rutin, sedangkan saluran yang ada tersumbat memicu
timbulnya belekan.
Jika hal tersebut terjadi pada balita Mama, bisa
dilakukan massage (pijat) secara rutin yang bertujuan
agar saluran air mata dapat perlahan terbuka.
Kapan Belekan Perlu Diwaspadai?
Jika belek pada balita disertai dengan mata
merah, kotoran berwarna kuning kehijauan, lengket dalam jumlah yang banyak,
maka bisa dikatakan bahwa mata balita Anda sedang mengalami infeksi. Dalam
istilah kedokteran dikenal dengan konjungtivitis bakteri.
Jika hal ini terjadi pada balita Anda, segeralah bawa ke dokter
untuk mendapatkan terapi lebih lanjut. Biasanya dilakukan pemberian antibiotik
sambil melakukan evaluasi terhadap infeksi yang terjadi.
Jika belekan cenderung berwarna jernih atau putih yang muncul
awalnya pada bagian satu mata, kemudian menyebar ke bagian mata lain, maka
dicurigai belekan akibat virus. Selain itu, gejala ini biasa diserta dengan
masalah pernafasan atas.
Jika gejala ini terjadi pada balita Mama, bersihkan
mata dengan perban steril untuk tiap mata. Jika ingin memastikan kondisi mata,
Mama dapat konsultasikan dengan dokter. Khusus konjungtivits
virus tidak
disarankan untuk pemberian antibiotik karena penyebab utamanya bukanlah
bakteri.
Lakukan evaluasi lebih lanjut atau konsultasikan
kembali dengan dokter Anda, jika kondisi balita tidak membaik. Kondisi yang
perlu diperhatikan adalah ketika demam tidak turun meskipun dengan pemberian obat penurun demam. Selain
itu, jika belekan tidak berkurang atau bertambah parah setelah 3 hari
pengobatan dengan antibiotik (jika penyebab bakteri) baik berupa penggunaan
tetes mata atau salep mata.
Hal yang perlu Mama perhatikan betul-betul adalah kebersihan
mata balita. Usahakan agar menjaga kebersihan mata balita, bisa menggunakan
perban yang dicelupkan dalam air hangat, bola kapas, atau lap kain bersih yang
berfungsi untuk mengangkat kotoran yang ada. Pengobatan akan dianggap sia-sia
atau tidak bekerja efektif jika mata tidak bersih.

Tidak ada komentar