Bagi
Anda yang menderita sariawan tidak perlu khawatir karena dapat diobati dengan
bahan-bahan alami tradisional yang mudah dijumpai di sekitar kita. Obat
tradisional selain murah juga terbukti ampuh tanpa menimbulkan efek samping.
Berikut ini merupakan obat sariawan tradisional yang dapat Anda pilih:
1.Lidah buaya
Lidah
buaya digunakan sebagai obat sariawan tradisional karena merupakan tanaman yang
mempunyai khasiat sebagai anti bakteri, anti jamur, anti inflamasi, dan
membantu proses regenerasi sel. Zat yang terkandung dalam lidah buaya antara
lain yaitu enzim, mineral, vitamin, polisakarida, asam amino, dan zat lainnya
yang sangat bermanfaat untuk kesehatan. Lidah buaya juga mengandung zat asam
folik yang berperan penting dalam meningkatkan kekebalan tubuh.
2. Jeruk nipis
Jeruk
nipis merupakan buah yang kaya akan vitamin C dan asam sitrat yang berkhasiat
sebagai obat sariawan tradisional. Jeruk nipis dalam kehidupan sehari-hari
sering digunakan sebagai bumbu, penyedap makanan, dan bahan membuat minuman
segar sehingga sangat mudah mendapatkannya.
3. Yogurt
Yogurt
merupakan susu yang difermentasi dengan bantuan bakteri baik, seperti
lactobacillus bulgaricus dan streptococcus thermopillus. Bakteri tersebut
sangat bermanfaat untuk menetralkan bakteri jahat khususnya di dalam rongga
mulut dan meningkatkan sisitem imunitas tubuh sehingga sangat efektif sebagai
obat sariawan tradisional. Selain itu yogurt juga mengandung nutrisi penting,
seperti asam folat, pantotenat, biotin, vitamin B1, B2, B3, B6, B kompleks,
kalsium, dan fosfor. Untuk menyembuhkan sariawan, minumlah yogurt secara
teratur 2 kali dalam sehari.
4. Air garam
Air
garam dapat digunakan sebagai obat sariawan tradisional karena garam mempunyai
sifat mengikat cairan dan mengeringkan luka. Cara membuatnya sangat mudah,
yaitu campurkan satu sendok garam pada 1 gelas air hangat lalu gunakanlah untuk
berkumur. Lakukanlah secara teratur 3 kali dalam sehari maka sariawan Anda akansegera sembuh.
5. Air kelapa
Obat
sariawan tradisional yang berikutnya yaitu dengan menggunakan air kelapa. Air
kelapa mempunyai kandungan elektrolit alami yang dapat meredakan sariawan.
Selain itu air kelapa mempunyai kandungan nutrisi yang sangat baik untuk
kesehatan, seperti mineral, protein, karbohidrat, vitamin, kalium, natrium,
kalsium, magnesium, dan zat besi. Untuk menyembuhkan sariawan, air kelapa dapat
digunakan untuk berkumur atau dapat juga digunakan untuk minuman.
6. Kunyit
Kunyit
merupakan tanaman obat yang sering digunakan sebagai bumbu dapur ini juga
berkhasiat sebagai obat sariawan tradisional. Kunyit dikenal sebagai tanaman
yang mengandung zat anti inflamasi alami dan peningkat kekebalan tubuh. Zat
penting yang terkandung dalam kunyit antara lain kurkumin,
bidesmetoksikurkumin, desmetoksikumin, keton sesquiterpen, tumeon, felandren,
sineil, sabinen, borneol, dan zingiberen. Selain itu kunyit juga mengandung
nutrisi lain seperti vitamin C, protein, karbohidrat, kalsium, fosfor, dan zat
besi.
7. Bawang putih
Bawang
putih merupakan tanaman yang sering digunakan bumbu dapur ini ternyata juga
bermanfaat sebagai obat sariawan yang manjur. Bawang putih merupakan zat
antibiotik alami sehingga efektif untuk melawan kuman penyebab sariawan
sekaligus memperbaiki jaringan kulit yang luka. Cara mengobati sariawan dengan
bawang putih yaitu siapkan beberapa siung bawang putih, diuleg atau ditumbuk
sampai halus, lalu oleskan pada area sariawan.
8. Tomat
Tomat
merupakan buah yang digolongkan ke dalam jenis sayuran yang kaya manfaat untuk
kesehatan. Tomat juga sangat efektif digunakan sebagai obat sariawan alami.
Tomat mempunyai kandungan vitamin C dosis tinggi yang sangat baik untuk
meningkatkan kekebalan tubuh dan memperbaiki luka pada jaringan kulit. Tomat
juga mengandung zat antioksidan bernama likopen untuk menangkal radikal bebas
sekaligus membunuh bakteri jahat dan mempercepat penyembuhan luka.
Selain
mengkonsumsi berbagai pilihan obat sariawan tradisional yang telah diterangkandi atas, Anda dapat melakukan pencegahan terhadap sariawan antara lain yaitu
dengan cara selalu menjaga kebersihan mulut, menghindari makanan yang terlalu
panas atau pedas, menjaga kebersihan gigi, dan hati-hat dalam mengunyah makanan
untuk menghindari tergigit di area sekitar mulut. Selain itu hindari kebiasaan
merokok dan selalu ciptakan pikiran yang tenang untuk menghindari stres.
Perbanyak konsumsi buah-buahan terutama yang mengandung vitamin C dan cukupi
asupan kebutuhan cairan minimal 8 gelas dalam sehari.

Tidak ada komentar
Posting Komentar