Anak
Buah Hati
Keluarga
Main
s2s
super sekali
teman-teman
Memperhatikan Sang Buah Hati, Dengan Siapa Ia Bermain
Memasuki usia sekolah, pergaulan anak akan jadi semakin luas.
Hal ini tentu baik untuk membangun karakternya. Akan tetapi, bukan berarti Mama
sudah bisa lepas tangan begitu saja soal pergaulan si kecil. Penting bagi Mama
untuk mengenal teman-teman anak, terutama saat mereka sudah mengenal playdate. Tak sekadar tahu namanya, tapi juga menjalin
hubungan yang positif dengan teman-teman si kecil. Ini dia berbagai alasan
kenapa hal tersebut perlu dilakukan.
Mengenal Teman-temannya Berarti Mengenal Si Kecil
Tak bisa dipungkiri, pasti ada sisi lain dari anak yang tidak
ditunjukkan pada orangtuanya. Bukan karena anak menyembunyikan sesuatu, tetapi
karena anak memang lebih nyaman untuk membagikannya dengan anak seusianya.
Dengan mengenal teman anak, Mama pun jadi bisa mengenal anak secara lebih
mendalam. Misalnya tontonan apa yang mereka sukai, klub sepak bola apa yang
mereka dukung, dan kegiatan seperti apa yang mereka nikmati.
Lebih Mudah Memantau Pergaulan Anak
Dengan mengenal teman anak, Mama pun jadi lebih mudah menilai
apakah pergaulan si kecil bersifat positif dan sehat. Jika anak bergaul dengan
teman yang memberikan pengaruh negatif, Mama pun bisa melihat tanda-tandanya
sejak dini.
Memercayai Anak
Kalau Mama tidak benar-benar mengenal dengan siapa saja anak
berteman, mudah saja untuk merasa curiga ketika anak pamit pergi bersama
teman-temannya. Akan tetapi, kalau Mama sudah kenal dengan teman-temannya, Mama
jadi lebih tenang karena sudah tahu kebiasaan mereka saat bermain dan di mana
anak biasanya berada. Si kecil pun jadi tidak merasa risi karena terus-terusan
ditanyai sedang bersama siapa dan akan pulang jam berapa.
Menunjukkan Kepedulian Mama Terhadap Anak
Mengenal teman-teman anak secara langsung adalah
salah satu jalan agar Mama bisa melibatkan diri dalam aspek kehidupan anak yang
begitu penting, yaitu persahabatan. Bila tahu
sebatas nama saja, Mama akan kesulitan ketika suatu hari si kecil curhat soal
sahabatnya tersebut. Sementara itu, jika Mama mengenal dekat teman anak, Mama
pun bisa ikut memberikan saran dan nasihat yang dibutuhkan anak.
Nah, sudah tahu manfaat mengenal teman-teman si kecil kan, Ma?
Yang penting juga untuk dipahami adalah Mama harus tetap juga memahami batasan
dalam mengenal teman-teman si kecil. Jangan sampai anak justru merasa Mama
terlalu ikut campur dalam persahabatannya. Untuk itu, usahakan untuk tidak
terlalu sering mengkritik teman-teman si kecil. Jika memang ada hal-hal yang
membuat Mama khawatir, berikan masukan yang membangun bagi anak. Jangan
langsung menyuruhnya menjauhi si sahabat. Berikan juga keleluasaan pada anak
untuk menghabiskan waktu bersama teman-temannya tanpa ditunggui orangtua.
Apakah Mama kenal dekat dengan teman-teman anak? Bagaimana cara
Mama melibatkan diri dalam pergaulan si kecil? Ceritakan pengalaman Mama di
bagian komentar, ya!

Tidak ada komentar