Sabtu, 04 Maret 2017

Manfaat Beras Basmati Menurut Pakar Kesehatan

Nasi kebuli lezat sekali rasanya jika dibuat dari bahan beras basmati. Ini adalah hidangan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Timur Tengah dan juga India. Di Indonesia biasanya beras basmati dijual di toko India atau Arab, walau ada pula yang menjual di pasar tradisional dan swalayan.



Beras basmati agak berbeda dari beras yang biasa kita konsumsi sehari-hari. Teksturnya lebih besar dan panjang, serta tidak banyak menyerap air bila dimasak. Beras impor itu juga tidak terlalu lengket atau punel seperti beras tanah air.
Manfaat kesehatan jika banyak mengonsumsi beras basmati, dilansir Live Strong, adalah kandungan kalorinya yang tidak terlalu tinggi. Dalam satu porsi saja hanya terkandung 150 kalori, 1,5 gram lemak, 33 gram karbohidrat, serta dua gram serat.

Beras basmati pun mengandung protein sebanyak empat gram per 1 cangkir beras. Jadi Anda memperoleh beberapa manfaat nutrisi jika mengonsumsinya.

Berbeda dari beras putih yang indeks glikemiknya tinggi, maka sebaliknya indeks glikemik basmati rendah. Ini yang membuatnya aman dikonsumsi Anda yang ingin diet dan menurunkan berat badan, atau penderita diabetes.
Karena seratnya tinggi, ia juga dapat mengenyangkan lebih lama dan mencegah Anda banyak ngemil. Jadi aman dan tidak meningkatkan resiko penyakit seperti obesitas, diabetes, jantung, dan stroke.
Nah, rempah-rempah tambahan yang dipakai saat memasak nasi kebuli pun menyehatkan lho. Semoga bermanfaat.



Tidak ada komentar

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.