Jumat, 24 Maret 2017

Begini Cara Mengatasi Takut saat Ingin Persalinan!

Rasa cemas dan takut merupakan hal wajar yang dirasakan oleh ibu hamil menjelang proses kelahiran. Akan tetapi, jika perasaan negatif ini justru menjadi 'beban berat' yang menghantui setiap harinya, tentu akan memberikan pengaruh negatif pada kesiapan mental dan fisik menjelang fase penting seorang wanita tersebut.


Untuk mengantisipasi hal itu, Mama bisa menerapkan beberapa langkah mudah mengurangi rasa takut yang berlebihan saat menyambut kehadiran sang buah hati. 
Menurut artikel berjudul Managing Stress and Anxiety during Pregnancy, kecemasan yang mengakibatkan stres tingkat tinggi menjelang proses persalinan dapat memberikan pengaruh negatif bagi perkembanganan janin.
Bahkan, hal tersebut juga dapat mengakibatkan kelahiran bayi dengan berat badan rendah atau prematur. Untuk menghindarinya, tentu ibu hamil harus menjauhkan pikiran negatif dan menjaga kehamilan tetap sehat.
   
Berikut adalah beberapa langkah yang bisa diterapkan untuk melawan rasa takut menjelang proses persalinan yang dirangkum dari artikel Rosalind Ryan dan Shaun Dreisbach, jurnalis profesional salah satu media di Amerika Serikat:
Cari Sahabat yang Memahami Anda
Sahabat terbaik untuk tempat curhat ibu hamil menjelang kelahiran adalah ibu yang sudah pernah mengalami fase serupa. Dengan bercerita dan berbagi pengalaman, Mama bisa mengetahui bahwa proses kelahiran tidak seseram yang dibayangkan.
    
Mama harus membekali diri dengan informasi lengkap mengenai persalinan seperti teknik-teknik yang dibutuhkan selama proses melahirkan, yaitu teknik pernapasan dan mengejanDengan pemahaman yang baik, Mama akan lebih tenang dan siap menghadapi proses tersebut. Penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi pehamanan ibu hamil terhadap persalinan, maka semakin sedikit rasa takut yang muncul.
   
Kurangi Stres dan Tenangkan Diri
Temukanlah cara yang menyenangkan untuk mengurangi stres dan menenangkan diri, misalnya dengan menulis, membaca buku, atau berjalan-jalan.
   
Cukupi Kebutuhan Nutrisi
Menjaga pola makan sehat untuk mencukupi kebutuhan nutrisi rupanya juga menjadi kunci untuk mengurangi kekhawatiran dan rasa takut, lho. Dengan nutrisi yang cukup untuk mengurangi risiko kelainan pada janin dan kesehatan diri, Ibu akan lebih tenang dan siap menghadapi proses persalinan.
   
Lakukan yoga dan latihan pernapasan 
Yoga dan latihan pernapasan dapat membantu ibu hamil menenangkan diri dan merelaksasi tubuh serta pikiran. Latihan pernapasan ini tentu juga akan berguna saat menjalani proses persalinan.
   
Selain langkah di atas, memantapkan diri untuk menjadi sosok ibu hamil yang percaya diri dan penuh rasa syukur adalah kunci utama mengatasi rasa takut yang berlebihan saat menyambut kehadiran sang buah hati.
Percayalah bahwa ketakutan dan rasa cemas menjelang proses penting ini akan segera sirna setelah Anda melihat wajah lucu si Kecil dan mendengar tangisnya yang nyaring untuk pertama kalinya.

Salahkah Jika Si Kecil Mandi Bersama Bunda?

Saat bayi dan balita, tentu si kecil belum mandiri dalam segala hal termasuk untuk mandi sendiri. Oleh karena itu, Mama lah yang terjun langsung untuk membantu memandikan anaknya. Hal ini akan terus berlanjut sampai mereka bisa mandi sendiri.
  

Namun sebenarnya, apakah anak mandi bersama orangtua diperbolehkan?
Sebenarnya hal ini masih mengandung banyak pro dan kontra. Beberapa ahli ada yang membolehkan dan ada juga yang melarang kebiasaan tersebut.
Menurut Dra. Dewi Mariana Thalib, seorang psikolog dari Klinik Medika Bayuadji, mandi bersama anak dilakukan lebih pada alasan praktis saja, misalnya saat Mama bergegas pergi ke suatu tempat sehingga mandi bareng anak membuat menjadi lebih hemat waktu. Namun ada juga yang terbentuk akibat kebiasaan dari orangtuanya, alasan mandi bersama lebih dikarenakan untuk memupuk rasa kebersamaan antar keluarga.
Penerapan mandi bersama orangtua dianggap lebih pas untuk memberikan pengetahuan seks pada anak dibanding mengajarkan dia menggunakan gambar. Hal ini dirasa lebih efektif menurut pandangan beberapa ahli. Namun harus diperhatikan pula usia anak Mama sendiri.
Saat anak berusia 1-2 tahun, anak masih diperbolehkan mandi bersama orangtuanya. Tetapi ketika anak menginjak usia 3 tahun, Mama harus menghilangkan kebiasaan tersebut. Hal ini disebabkan pada usia tersebut, anak mulai lancar berbicara serta bergaul.
Menurut Efnie Indrianie, seorang psikolog anak, mengungkapkan bahwa batas usia anak boleh mandi bersama orangtua adalah saat berusia 5 tahun. Saat usia tersebut organ reproduksi pada anak mulai berkembang, sehingga respons seksual mulai dapat dirasakan.
Oleh karena itu, ajarkan anak untuk bisa mandiri membersihkan kemaluannya sendiri tanpa harus dibantu oleh orangtuanya. Jika Mama masih memanjakan anak, maka dia akan mulai menikmatinya sebagai rangsangan seksual.
  
Jadi bagi Mama yang masih bingung mengenai hal ini, sebenarnya ini merupakan sebuah pilihan. Semua tergantung pertimbangan Mama terhadap anak.
Namun amannya, anak usia 3-5 tahun mulai diajarkan mengenai privasi. Hentikan mandi dan ber-shower bersama dengan anak. Selain itu, tutuplah pintu kamar mandi saat menggunakan toilet. Dan juga tutup pintu kamar tidur saat Mama berganti pakaian dan ajarkan anak untuk melakukan hal yang serupa.

Jika Mama ada pendapat lain, bisa di share kepada pembaca disini yaa ...

Resep : Makanan MPASI 6 Bulan Pertama

Saat-saat menyusui memang waktu yang menyenangkan bagi semua ibu di dunia. Memberikan ASI eksklusif dari bayi usia 1 – 6 bulan merupakan prestasi besar bagi semua Mama. Sebagaimana diketahui, selepas 6 bulan Mama sudah boleh memberikan Makanan Pendamping ASI (MPASI) untuk si kecil. Ini adalah sebuah transformasi besar bagi bayi untuk mengenal rasa dan tekstur yang berbeda.


Mama masih bingung menu apa yang bisa diberikan untuk si kecil? Berikut resep MPASI 6 bulan pertama untuk buah hati tercinta.

Sup Pumpkin
Pumpkin atau labu berwarna kuning memang kaya akan gizi yaitu vitamin A, C, E dan mineral, juga menambah sistem kekebalan tubuh bayi. Teksturnya yang lembut membuat pumpkin sangat cocok sebagai bahan makanan pendamping ASI. Untuk membuat sup pumpkin mudah saja, Ma. Berikut resepnya:
Bahan : 
  • Pumpkin
  • Air
  • Kayu Manis
Cara membuat :
  • Haluskan pumpkin dengan blender
  • Jika pumpkin sudah halus, masukan ke dalam panci tambahkan sedikit air dan ¼ sendok teh kayu manis untuk menambah rasa. Panaskan sampai mendidih, angkat
Tunggu sampai tidak terlalu panas dan sup pumpkin siap disantap si kecil. Hindari penggunaan perasa seperti garam atau gula pasir apalagi MSG. Menggunakan bahan rempah-rempah, gula jagung, atau tambahan buah adalah pilihan terbaik

Avocado Smoothies
Siapa yang tidak mengenal buah alpukat. Buah kaya manfaat dan enak ini bisa juga lho Ma dijadikan menu MPASI si kecil. Berikut cara membuatnya :
Bahan :
  • Alpukat
  • Air
  • Perasan Air Lemon
Cara membuat :
  • Blender semua alpukat dan air.
  • Untuk membuat sensasi sedikit segar, campurkan 1-2 tetes perasan jeruk lemon.
Buah alpukat memang membuat efek kenyang lebih cepat. Maka dari itu, jangan berikan porsi terlalu banyak untuk bayi Anda. Kandungan gizi pada alpukat sangat banyak lho Ma, diantaranya Kalsium, Magnesium, B1, B2, B6.

Bubur Sayur
Membuat bubur sayur memang susah-susah gampang sih Ma. Diperlukan kreativitas untuk memadupadankan sayuran juga memastikan rasanya enak untuk dimakan bayi Anda. Berikut resep bubur sayur yang dijamin enak dan bergizi untuk menu MPASI.
Bahan :
  • Beras
  • Air Secukupnya
  • Wortel
  • Bayam
Cara Membuat :
  • Masak beras sampai menjadi bubur
  • Masukan wortel dan bayam yang sudah diblender, aduk merata
  • Untuk tambahan protein, bisa tambahkan ikan salmon atau dada ayam yang dihaluskan
  
Nah! Sudah tahukan Ma beberapa resep makanan pendamping ASI. Cara membuatnya pun mudah.

Bagaimana pengalaman Mama dalam mengkreasikan menu-menu MPASI setiap hari? Yuk berbagi cerita dikolom komentar.

Apa Bunda Sering Melarang Sang Buah Hati Bermain Hujan?

“Jangan main hujan yaa nak”. Itulah ungkapan yang sering Mama lontarkan pada anak-anaknya. Seringkah Mama bersikap demikian?
Banyak anggapan bahwa bermain hujan-hujanan akan membuat anak sakit sehingga Mama sering melarang balita atau anak anda mandi hujan. Sangat disayangkan jika Mama melarang balita bermain hujan hanya karena takut jatuh sakit. Padahal penyebab utama sakit tersebut bukanlah dari hujan.

Timbulnya sakit pada balita atau anak ternyata disebabkan oleh kuman atau bakteri yang menempel pada tubuh saat hujan-hujanan.  Namun hal yang perlu ditekankan bermain hujan-hujanan adalah air hujan yang turun langsung dari langit. Bukan air yang turun dari pipa atau hujan banjir karena hal ini sangat tidak dianjurkan karena menjadi sumber penyakit.
Selain itu, timbulnya sakit pada balita bisa disebabkan oleh daya tahan tubuh balita yang turun kemudian dia bermain air hujan dan timbullah sakit.

Lantas Bagaimana Sebaiknya Orangtua Menyikapi Jika Si Kecil Suka Bermain Hujan?
Menurut dr. Marissa TS Pudjiadi, Sp.A yang dikutip dari DetikHealth, mengungkapkan bahwa pada prinsipnya bermain air hujan tidaklah apa-apa. Hal ini diperbolehkan asalkan anak dalam kondisi yang sehat. Sebab hal itu normal saja dilakukan pada masa anak-anak sebagai suatu permainan yang menyenangkan.

Hujan-Hujanan Juga Memiliki Dampak yang Positif Bagi Anak:
1. Menambah pengetahuan
Lewat hujan, Mama dapat mengajarkan anak fenomena hujan. Mama dapat menjelaskan bagaimana air hujan terbentuk dan hal baik dan buruknya dari hujan.
2. Stimulasi sensorik
Saat anak bermain hujan-hujanan, anak akan merasakan perubahan kondisi tubuhnya dari suhu hangat ke dingin. Hal itulah yang menstimulasi sensorik.
3. Kembangkan kreativitas
Saat bermain hujan-hujanan, tidak hanya menikmati air hujan yang turun. Ajarkan juga anak mengenai kreativitas apa yang bisa digali saat bermain hujan. Mama bisa mengajaknya bermain perahu kertas kemudian meluncurkan bersama aliran air yang jatuh dari hujan.  Selain itu, ajarkan dia menampung air hujan pada suatu wadah atau ember, lalu gunakan air tersebut untuk hal-hal yang bermanfaat seperti menyiram tanaman.
  
Jadi setelah membaca ini apakah Mama berubah pikiran ketika anak main hujan-hujanan?

Begini Cara Si Kecil Ungkapkan Cinta Ke Bunda!

Si kecil memang tidak bisa bicara dan mengatakan bahwa dia sangat mencintai Mama, tetapi Mama dapat mengetahuinya lewat tingkah laku yang dia tunjukkan.


Perlahan saat anak memasuki usia balita, maka si kecil mampu berpikir dan mulai bisa berbicara. Meskipun pada masa itu, perkembangan emosionalnya belum berkembang sepenuhnya sehingga sering didapatkan sikap yang masih labil. Namun, kadang kala mereka bisa menunjukkan ungkapan cinta pada Mama lewat berbagai macam cara, seperti:

1. Tersenyum
Hal yang paling membuat hati Mama melayang, ketika melihat si kecil tersenyum padanya. Terutama saat balita menginjak usia 6 minggu – 3 bulan. Para dokter mengungkapkan bahwa senyuman tersebut sebagai “social smile”yang digunakan untuk menunjukkan reaksi atau memancing reaksi Mama.

2. Menatap Mata
Pernahkah Mama perhatikan saat balita menatap lekat-lekat Mama dalam waktu yang lama? Sebenarnya pada saat itu, dia sedang tertarik dan mencoba membaca segala pikiran Mama pada saat itu.
Menurut Pete Stavinoha, PhD, pakar neuropsikologis dari Pusat Kesehatan Anak di Dallas, saat masih bayi, mereka belum memiliki penglihatan yang baik sehingga penglihatannya sering bersumber pada mimik wajah ataupun kebiasaan yang Mama lakukan padanya seperti memeluk atau menciumnya.
Dia juga meniru lewat ekspresi yang Mama tunjukkan padanya kemudian dia akan menirunya. Hal ini dilakukan agar si kecil bisa merasa lebih dekat dengan Mama.

3. Tertawa
Banyak cara anak mengungkap rasa cinta pada Mama salah satunya dengan tertawa. Ekspresi tawa yang balita tunjukkan pada Mama mengungkapkan bahwa Mama adalah seseorang yang spesial dalam hidupnya.
Bagaimana cara membuat balita tertawa? Hal ini pasti diketahui persis oleh Mamanya sendiri karena dia pasti tahu hal-hal apa yang membuat si kecil dapat tertawa lepas yang membuat hati Mama berhasil meluluh.
   
4. Berbagi Makanan
Pernahkah si kecil membagikan makanannya bersama anda? Meskipun cara yang dilakukannya aneh namun ternyata hal itu mengungkap bahwa dia sangat mencintai Mama.
Misalkan saat dia berbagi permen yang sudah dihisapnya kepada Mama. Apalagi jika saat memberikan, si kecil menunjukkan ekspresi cerianya. Hal ini mengungkapkan bahwa anda merupakan seorang spesial yang mampu dipercaya bagi si kecil.

5. Bawa Barang Kesayangan
Ada balita yang selalu membawa barang kesayangannya kemanapun atau kapanpun dia berada. Barang-barang tersebut bisa dalam bentuk apa saja seperti boneka, bantal, guling, ataupun selimut.
Kebiasaan yang dilakukan oleh si kecil ini merupakan pertanda bahwa dia sangat mencintai orang-orang yang berhubungan dengan barang yang disayanginya tersebut. Lewat benda kesayangannya itu dianggap sebagai ungkapan kasih sayang anak serta kehangatan dari orang tersayang yang tidak bisa dilepas begitu saja.

Manakah ekspresi yang balita anda tunjukkan sebagai ungkapan rasa cintanya pada Mama?

Kamis, 23 Maret 2017

Tips Memilih Baby Walker Yang Aman Untuk Baby

Melihat bayi berdiri dan mulai melangkah untuk pertama kalinya tentu menjadi momen yang sangat Mama tunggu-tunggu. Biasanya bayi memang mulai berdiri dan mencoba berjalan ketika berusia 7 bulan hingga 1 tahun.
Salah satu cara melatih anak berjalan diantaranya bisa dengan menggunakan baby walker. Alat ini akan membantu anak lebih percaya diri mengeksplorasi satu demi satu langkah mereka sebelum sepenuhnya berjalan mandiri.
Namun, bagaimana cara memilih baby walker yang tepat untuk si kecil?


Aman Untuk Anak
Hal pertama yang perlu diperhatikan dalam memilih perlengkapan bayi dan anak adalah aman. Beberapa faktor di bawah ini perlu Mama perhatikan dalam memilih baby walker yang aman bagi si kecil:
  • Bagian dasar luas yang akan menghentikan si kecil berada di posisi rawan
  • Bantalan anti selip
  • Peredam kecepatan untuk mencegah anak menggunakan baby walker terlalu cepat
    
Berikan Hiburan Untuk Memancing Anak
Tidak hanya sebatas peralatannya yang aman, Mama juga perlu memastikan anak nyaman saat sedang menggunakan baby walker. Untuk memancing anak agar mau berjalan diantaranya bisa dengan cara:
  • Menambahkan mainan
  • Memberikan musik pada baby walker
    
Menggunakan Baby Walker Untuk Pertama Kali
Si kecil mungkin membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama untuk belajar menggunakan baby walker. Untuk membantunya, Mama bisa mengajarinya secara perlahan selama si kecil merasa nyaman melakukannya.
Selain itu, pastikan bahwa baby walker yang Mama gunakan memiliki berat yang mampu menopang berat anak, namun juga tidak terlalu berat sehingga membuat anak cukup mudah menggerakkannya.
   
Jangan lupa untuk mendukung si kecil dengan cara:
  • Berikan apresiasi saat mereka mau berdiri dan mencoba mendorong baby walker untuk melangkah mendekati Mama atau menuju ke arah yang diinginkannya.
  • Pegang tangan mereka saat sedang mencoba melangkah di dekat Mama. Lepaskan satu tangan untuk membantu si kecil menjaga keseimbangan.
  • Pastikan ruangan tempat bermain anak benar-benar aman, meskipun anak saat sedang mencoba melangkah tetap berpegangan pada furnitur.
  • Mama harus selalu berada di dekat si kecil sehingga bisa membantunya saat kesal jika ternyata gagal mencoba melangkah.
    
Cara-cara Memilih Baby Walker
Memilih baby walker dengan desain yang termasuk memenuhi standar keamanan yaitu dengan memperhatikan:
  1. Beli baby walker dengan bagian dasar yang luas. Ini akan menghalangi anak bisa melewati pintu maupun memasukki area berbahaya. Termasuk juga menuruni tangga.
  2. Beli baby walker tanpa roda. Meskipun anak sulit berjalan dengan itu, tapi anak akan mencoba untuk berdiri dan belajar berjalan sendiri.
  3. Beli baby walker dengan perlengkapan keamanan seperti dilengkapi dengan grip karet, penahan roda, pengunci roda dan sejenisnya yang dirancang membantu mengendalikan baby walker ketika anak mencoba mendorongnya ke permukaan yang tidak rata.
  4. Periksa semua fitur dan pastikan tidak ada bagian-bagian kecil yang mudah atau rawan terlepas. Terlebih lagi bahan yang mudah pecah. Mengingat hal tersebut akan sangat berbahaya, rawan tertelan oleh anak.

Kurang lebih demikian cara untuk memilih baby walker yang aman untuk digunakan oleh anak. Pastikan bahwa semuanya masih benar-benar layak dan memenuhi standar keamanan untuk digunakan oleh si  kecil.
   
Bagaimana? Ada yang masih ingin Mama tanyakan mengenai cara memilih baby walker yang aman dan nyaman digunakan buah hati tercinta?

Membuat Es Krim Popsicle Milo, Dirumah

Salah satu dessert yang mudah untuk dibuat adalah popsicle atau lolipop. Dengan bentuk yang beraneka ragam, popsicle memang menjadi tren di dunia kuliner. Mama bisa membuat es ini sendiri di rumah, lho. Lebih seru ajak si kecil untuk membuatnya bersama-sama, Karena bahan popsicle kali ini pun pasti disukai oleh si kecil. 



Bahan:
- 8 sdm Milo
- 2 sdm susu kental manis
- 400 ml air hangat
- Cetakan popsicle
- Stik es krim

Isian (bisa pilih salah satu atau dicampur):
- Cincau
- Jelly atau agar-agar
- Oreo yang dihancurkan
- Kacang yang dihancurkan

Cara membuat:
- Campur Milo, susu kental manis, dan air hangat hingga larut
- Tuang ke dalam cetakan popsicle, isi dengan isian yang Mama pilih
- Masukkan stik es krim ke dalam cetakan
- Letakkan di freezer kira-kira 2-3 jam
- Milo popsicle pun siap dinikmati

Makanan Yang Bisa Buat Kulitmu Makin Cetar Membahana

Kulit merupakan bagian tubuh terluar yang paling sering terkena debu dan sinar matahari. Rajin membersihkannya akan membuat kulit terbebas dari kuman yang menempel. Memberikan pelembap dan mengonsumsi makanan sehat juga dapat menjaga kelembutan dan membuat kulit terjaga elastisitasnya.


Perawatan kulit tidak hanya perlu dilakukan dari luar saja, tapi apa yang Mama konsumsi setiap hari juga akan memengaruhi kondisinya. Makanan sehat dapat menutrisi kulit dari dalam, membantu regenerasi, serta menjaga kelembutan dan kelembapan kulit. Tidak hanya itu, makanan ini juga mampu mengatasi berbagai keluhan kulit dari dalam, misalnya kulit kusam, kering, pecah-pecah, dan sebagainya. Berikut ini adalah makanan sehat yang dapat membantu menciptakan kulit sehat dan indah:

- Blueberry
Blueberry banyak mengandung antioksidan yang berperan aktif dalam memperlambat proses penuaan. Sedangkan vitamin C yang juga banyak terdapat dalam blueberry sangat baik untuk menangkal radikal bebas dan melindungi kulit dari bahaya sinar ultraviolet. Tambahkan blueberry pada salad buah atau jadikan sebagai topping dari kue buatan sendiri.

Ikan
Kaya akan kandungan lemak Omega-3, membuat ikan menjadi salah satu makanan sehat yang baik untuk kulit. Omega-3 memberikan kelembapan alami pada kulit tanpa memperbesar pori-porinya. Lemak yang sehat memang dapat menyehatkan kulit, karena jika kulit kekurangan lemak justru dapat mengakibatkan kulit kering dan kusam.

Kentang
Berbahagialah Mama yang suka dengan kentang,  karena kandungan beta karoten dan antioksidan yang sangat baik untuk kulit. Kandungan tersebut dapat membantu menjaga kesehatan kulit serta melindunginya dari pengaruh buruk sinar matahari. Penggunaan produk kulit yang terlalu banyak juga dapat menyebabkan iritasi dan kulit kering, dan vitamin A dalam kentang dapat membantu mengatasinya. Panggang atau rebus kentang untuk olahan yang lebih sehat.

Yogurt
Yogurt mengandung probiotik yang tidak hanya menyehatkan organ-organ pencernaan, tetapi juga menyehatkan kulit. Tahukah Mama bahwa kerja saluran pencernaan yang baik sangat memengaruhi kondisi kulit? Saluran pencernaan yang berfungsi dengan baik dapat membantu tubuh dalam menyerap nutrisi yang terdapat dalam makanan sehat yang Mama konsumsi. Nutrisi yang terserap ini berguna untuk kesehatan tubuh termasuk kulit. Bisa dibayangkan jika Anda rajin mengonsumsi makanan yang sehat untuk kulit tetapi tubuh tidak dapat menyerapnya, hal ini akan sia-sia, bukan?

Brokoli
Brokoli merupakan satu dari sekian banyak sayuran hijau yang bagus untuk kesehatan kulit. Vitamin A dan C yang terdapat dalam brokoli dapat melawan munculnya keriput lebih awal.

- Buah kiwi
Makanan sehat tersebut mengandung banyak vitamin C yang membantu pembentukan kolagen dan membuatnya tetap kencang. Jika Mama memiliki masalah kulit kering dan bersisik, jangan ragu lagi untuk mengonsumsi buah kiwi secara teratur.

Biji bunga matahari
Biji bunga matahari kaya akan vitamin E yang mampu mencegah penuaan dini, sehingga kulit akan tampak awet muda dan tetap kencang.

Avokad
Avokad sangat dikenal sebagai buah yang baik untuk kulit karena mengandung banyak nutrisi seperti vitamin A, C, serat alami, lemak dan antioksidan. Selain dapat membantu menciptakan tekstur kulit yang baik, avokad juga bisa membantu menjaga elastisitas dan kelembapan kulit.

Masih khawatir menghadapi kulit kusam yang tak sedap dipandang? Cobalah beberapa makanan sehat di atas, dan rasakan perbedaannya pada kulit Mama!

Kebiasaan Pria Yang Bisa Menurunkan Tingkat Kesuburan

Meskipun tidak semua gangguan kesuburan diketahui penyebabnya, beberapa faktor yang diduga kuat bisa menurunkan kesuburan pria patut diketahui, Ma. Gaya hidup dan beberapa kebiasaan tertentu dapat menurunkan jumlah dan kualitas sperma, yang pada akhirnya menjadi penyebab mandul alias infertilitas pada pria. Misalnya, bersepeda dapat memberikan tekanan pada testis, bagian yang memproduksi sperma. Tekanan pada penispun akan menyebabkan mati rasa dan mengganggu kemampuan ereksi.



Berikut adalah hal-hal lain yang bisa mengganggu fertilitas pria:

Merokok
Kandungan nikotin dan tembakau pada rokok dapat merusak sperma dan mengurangi jumlahnya.

Berat badan
Tak hanya berakibat buruk pada kesehatan secara keseluruhan, obesitas juga dapat memicu perubahan hormon yang tidak normal sehingga menyebabkan infertilitas pria.

Stres
Stres dapat mengganggu keintiman, sehingga menurunkan hasrat untuk berhubungan seks. Selain itu, pada beberapa kasus, stres juga dapat memicu disfungsi ereksi.

Gadget dan radiasi handphone
Kebiasaan menaruh gadget di pangkuan dalam waktu lama bisa berakibat buruk pada kesuburan pria. Gadget, terutama laptop, memberikan panas pada testis yang dapat merusak sperma. Para pria juga cenderung meletakkan telepon genggamnya di saku celana. Padahal, radiasi telepon genggam dapat memengaruhi testis dan secara bertahap bisa memicu disfungsi ereksi dan infertilitas. Pancaran gelombang elektrostatik dan elektromagnetik dari ponsel juga berpotensi mengurangi jumlah sperma hingga 30%.

Mandi air panas
Walaupun dapat memberikan rasa nyaman dan rileks, ternyata air panas yang mengenai testis bisa merusak sperma. Sauna secara rutin juga memberikan efek yang sama.

Alkohol dan narkotik
Alkohol dapat mengurangi produksi testosteron, sehingga akhirnya berpengaruh pada penurunan jumlah sperma. Orang yang kecanduan obat-obatan terlarang seperti ganja juga lebih berpotensi mengalami penurunan jumlah sperma dan disfungsi ereksi.

Celana dalam ketat
Celana dalam ketat menimbulkan rasa panas pada testis, sehingga memengaruhi jumlah sperma dan fertilitas pria.

Polusi udara
Ternyata polusi asap rokok, asap kendaraan bermotor, dan asap pabrik sarat timbal (Pb) dapat menurunkan kualitas sperma dan sel telur. Polutan penghasil oksida nitrogen, timah, atau pestisida disinyalir dapat mengganggu keseimbangan hormon dan mempengaruhi kesehatan sel telur dan sperma.

Tekanan pada penis
Perhatikan kegiatan yang sering dilakukan, misalnya bersepeda. Waspadai tekanan yang berlebih pada penis karena dapat menyebabkan mati rasa dan mengganggu kemampuan ereksi.
Jika suami atau calon suami Anda sering melakukan kebiasaan di atas, bantu ia menghentikannya. Lebih baik mencegah daripada mengobati, bukan?

Sulit Hamil? Bisa Jadi Ini Penyebab Bunda Sulit Mengandung Si Baby

Tanpa disadari, Mama atau pasangan mungkin kerap melakukan banyak kebiasaan yang kurang baik bagi persiapan kehamilan. Padahal salah satu cara cepat hamil adalah dengan lebih memperhatikan kesehatan diri, lho. Ketika Mama merencanakan kehamilan, apa yang terjadi pada tubuh Mama, akan berdampak pada kesehatan calon bayi Mama. Berikut ini adalah beberapa kebiasaan buruk yang harus dihilangkan sebelum hamil!



1.        Makanan "sampah"
Mama menyukai makanan siap saji dan makanan olahan? Sebaiknya segera hentikan kebiasaan buruk ini. Beralihlah pada pola makan sehat sebagai cara cepat hamil.

2.        Gangguan makan
Gangguan makan, terutama anoreksia, adalah salah satu kebiasaan buruk yang dapat memengaruhi kesuburan. Kebanyakan wanita dengan anoreksia atau bulimia tidak memiliki siklus menstruasi yang teratur.
  
3.        Gula
Kurangi asupan gula sebelum hamil, karena dapat menaikkan kadar glukosa yang tinggi pada kehamilan dan berakibat pada peningkatan risiko gestational diabetes.  

4.        Kafein
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa  kafein dapat memicu berbagai masalah kesuburan, pertumbuhan janin yang buruk, persalinan prematur dan bahkan peningkatan risiko keguguran. Tetapi kopi bukan satu-satunya penyebab, sumber kafein lain di antaranya adalah teh, cokelat, soft drink, dan obat-obatan tertentu.
      
5.     Merokok
Hentikanlah kebiasaan buruk merokok sebagai cara cepat hamil. Kandungan nikotin, karbon monoksida, dan paparan tar pada rokok tidak hanya berbahaya bagi Mama, tetapi juga dapat menghalangi terjadinya konsepsi dan memengaruhi pertumbuhan dan paru-paru calon bayi.

6.        Alkohol
Segera hentikan kebiasaan buruk minum alkohol secara total sebagai cara cepat hamil. Minum alkohol selama kehamilan meningkatkan risiko keguguran dan kelahiran prematur dan bahkan dapat menyebabkan bayi lahir mati. Sebaiknya gantilah dengan minuman sehat dan bernutrisi tinggi yang meningkatkan kesehatan dan kesuburan.

7.        Narkoba
Narkoba terdiri dari narkotika dan obat/bahan berbahaya seperti psikotropika dan zat adiktif. Narkoba dapat menyebabkan cacat lahir, meningkatkan risiko keguguran dan kelahiran prematur. Sebaiknya hindari kebiasaan buruk ini sebagai cara cepat hamil. Kenali akar penyebab masalah Mama dan temukan cara mengatasinya.

8.        Stres
Stres dapat mengganggu kehamilan. Penelitian menunjukkan bahwa stres mempengaruhi tingkat kegagalan program hamil. Kebanyakan pasien menjalani perawatan kesuburan dengan perasaan tertekan atau mengalami stres. Cobalah teknik relaksasi seperti yoga atau meditasi, mintalah dukungan keluarga atau konseling psikologis.

9.        Kurang tidur
Penelitian menemukan bahwa wanita hamil yang tidur kurang dari enam jam pada awal kehamilan memiliki risiko peningkatan tekanan darah tinggi dan kemungkinan lebih tinggi terkena preeklamsia. Mulailah dengan memperbaiki kebiasaan tidur Mama, minimal delapan jam tidur setiap malam.

10.    Gaya hidup pasif
Olahraga secara rutin itu sangat baik untuk menjaga stamina dan mempertahankan berat badan.

11.    Pemakaian pelumas
Hindari pemakaian pelumas saat berhubungan seksual, karena dapat memengaruhi kondisi sel sperma.

12.    Frekuensi berhubungan intim
Terlalu sering atau bahkan jarang berhubungan intim juga merupakan kebiasaan buruk yang harus dihindari sebagai cara cepat hamil karena dapat memengaruhi mutu sel sperma. Sebagai cara cepat hamil, hubungan seks perlu dilakukan seminggu 1 – 2 kali saat masa subur.

Diberdayakan oleh Blogger.